LibreOffice vs ONLYOFFICE: Solusi Menghemat Biaya Lisensi Microsoft Office untuk Perusahaan

Logo PT Mitra Solusindo Pratama, PT MSP Bandung

Logo PT Mitra Solusindo Pratama, PT MSP Bandung PT Mitra Solusindo Pratama, PT MSP
Baca »

LibreOffice vs ONLYOFFICE: Solusi Menghemat Biaya Lisensi Microsoft Office untuk Perusahaan

Biaya lisensi aplikasi perkantoran dapat menjadi pengeluaran berulang yang cukup besar ketika perusahaan mengelola puluhan hingga ratusan komputer. LibreOffice dan ONLYOFFICE dapat menjadi alternatif untuk sebagian pengguna, tetapi keputusan migrasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada harga lisensi. Kompatibilitas dokumen, kemudahan penggunaan, sistem operasi, perangkat mobile, macro, kolaborasi, hingga pola kerja pengguna perlu dianalisis agar penghematan tidak justru menimbulkan biaya operasional baru.
Perbandingan LibreOffice dan ONLYOFFICE sebagai alternatif Microsoft Office untuk efisiensi biaya lisensi perusahaan
Open Source • Office Productivity • Efisiensi TCO

LibreOffice vs ONLYOFFICE: Mana yang Cocok untuk Mengurangi Biaya Lisensi Microsoft Office?

Mengurangi belanja lisensi tidak berarti mengganti seluruh aplikasi secara seragam. Perusahaan perlu menentukan komputer mana yang memang membutuhkan Microsoft Office, mana yang dapat memakai LibreOffice atau ONLYOFFICE, dan pekerjaan apa yang harus tetap diuji sebelum migrasi.

Biaya lisensi aplikasi perkantoran dapat menjadi komponen belanja berulang yang signifikan ketika sebuah perusahaan, sekolah, kampus, pabrik, rumah sakit, toko, atau organisasi memiliki puluhan hingga ratusan komputer. Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah menggunakan LibreOffice atau ONLYOFFICE pada perangkat yang tidak membutuhkan fitur khusus Microsoft Office.

Namun pertanyaan yang lebih tepat bukan sekadar “mana yang gratis?”. Pertanyaan yang harus dijawab adalah: apakah dokumen tetap kompatibel, apakah pengguna dapat beradaptasi, apakah macro dan template tetap bekerja, apakah kolaborasi tetap berjalan, dan apakah penghematan lisensi lebih besar daripada biaya migrasi serta dukungan?

Artikel ini merupakan pembahasan lanjutan dari halaman pilar PT Mitra Solusindo Pratama mengenai Instalasi Ubuntu dan Aplikasi Open Source untuk Bisnis. Pada tahap implementasi, PT MSP menyarankan organisasi melakukan audit dan pilot terlebih dahulu sebelum memutuskan migrasi dalam skala besar.

Jawaban singkat
LibreOffice
Cocok untuk organisasi yang mengutamakan open source, pekerjaan offline, dukungan OpenDocument Format, fungsi office yang luas, serta ingin memiliki Writer, Calc, Impress, Draw, Base, dan Math dalam satu paket.
ONLYOFFICE
Menarik untuk lingkungan yang banyak bertukar DOCX, XLSX, dan PPTX, menginginkan antarmuka yang lebih familiar bagi pengguna Microsoft Office, serta membutuhkan integrasi kolaborasi dan cloud.
Microsoft Office
Tetap dipertahankan pada pengguna yang bergantung pada macro VBA kompleks, add-in khusus, template kritikal, workflow Microsoft 365, atau pertukaran dokumen yang harus identik dengan pihak lain.
Strategi terbaik
Sering kali bukan migrasi 100%, melainkan model hibrida berdasarkan profil pengguna dan pekerjaan.

Mengapa Perusahaan Perlu Mengevaluasi Belanja Lisensi Office?

Lisensi perangkat lunak merupakan biaya yang sah dan diperlukan apabila fungsi bisnis memang membutuhkan aplikasi tersebut. Masalah muncul ketika seluruh perangkat diberikan jenis lisensi yang sama tanpa melihat profil pekerjaannya.

Contohnya, komputer resepsionis yang hanya membuka surat sederhana, PDF, email dan aplikasi berbasis browser memiliki kebutuhan berbeda dibanding staf keuangan yang menggunakan workbook kompleks, macro, Power Query, add-in, atau integrasi khusus.

Perangkat General Office

Surat, laporan sederhana, spreadsheet dasar, presentasi, PDF, browser, email dan aplikasi web merupakan kandidat awal untuk diuji menggunakan LibreOffice atau ONLYOFFICE.

Power User

Pengguna dengan macro VBA, add-in, workbook kompleks, template perusahaan kritikal, mail merge khusus, integrasi ERP atau workflow Microsoft 365 perlu diuji lebih ketat dan mungkin tetap menggunakan Microsoft Office.

Prinsip penghematan: jangan menghitung jumlah komputer terlebih dahulu. Hitung dahulu jumlah perangkat yang benar-benar layak dimigrasikan. Penghematan yang tidak memperhitungkan produktivitas pengguna, konversi dokumen, pelatihan dan support dapat berubah menjadi biaya operasional baru.

Matriks Lengkap LibreOffice vs ONLYOFFICE

Aspek LibreOffice ONLYOFFICE Implikasi untuk Bisnis
Pengolah dokumen Writer Document Editor Keduanya dapat digunakan untuk pekerjaan dokumen umum.
Spreadsheet Calc Spreadsheet Editor File aktual perusahaan perlu diuji, terutama formula, chart, pivot, macro, link dan format kompleks.
Presentasi Impress Presentation Editor Uji tema, font, layout, animation dan embedded object sebelum mengganti aplikasi utama.
PDF Dapat membuat/export PDF dan memiliki fungsi PDF melalui ekosistem LibreOffice. Memiliki PDF Editor dalam suite Desktop Editors. ONLYOFFICE menarik apabila workflow PDF merupakan bagian rutin pekerjaan.
Database desktop Ada LibreOffice Base. Bukan fokus utama LibreOffice mempunyai cakupan suite desktop lebih luas untuk database sederhana.
Diagram/vector Ada LibreOffice Draw. Tersedia fitur drawing di editor tetapi bukan pengganti langsung Draw sebagai aplikasi tersendiri. LibreOffice lebih lengkap untuk organisasi yang membutuhkan diagram sederhana tanpa aplikasi tambahan.
Formula matematika Ada LibreOffice Math. Equation tersedia dalam editor dokumen. LibreOffice menarik untuk kebutuhan akademik dan dokumen teknis.
Format DOCX/XLSX/PPTX Didukung, tetapi dokumen kompleks harus diuji. OOXML merupakan fokus kuat ekosistem ONLYOFFICE. Jika sebagian besar pihak eksternal menggunakan format Microsoft Office, ONLYOFFICE layak masuk pilot pertama.
Format ODT/ODS/ODP Sangat kuat Didukung LibreOffice sangat relevan bagi organisasi yang ingin menggunakan OpenDocument Format sebagai format kerja utama.
Macro Mendukung macro dan scripting LibreOffice. Mendukung macro dengan pendekatan ONLYOFFICE. Macro Microsoft VBA tidak boleh diasumsikan otomatis kompatibel. Wajib diuji satu per satu.
Kolaborasi real-time Desktop LibreOffice bukan platform kolaborasi cloud terintegrasi seperti Microsoft 365. Kolaborasi online biasanya menggunakan solusi ekosistem seperti Collabora. Kuat bila terhubung dengan ONLYOFFICE DocSpace, Docs atau platform cloud yang kompatibel. ONLYOFFICE lebih natural untuk organisasi yang menjadikan kolaborasi dokumen sebagai bagian desain sistem.
Offline Ya Ya melalui Desktop Editors. Keduanya dapat digunakan tanpa harus mengandalkan koneksi internet untuk pekerjaan desktop lokal.
Interface Menu tradisional dengan pilihan antarmuka yang dapat dikustomisasi. Tabbed interface lebih dekat dengan pola aplikasi office modern. Pengguna yang terbiasa Microsoft Office sering lebih cepat memahami pola navigasi ONLYOFFICE.
Lisensi desktop Free dan open source. ONLYOFFICE Desktop Editors tersedia gratis dan source code desktop menggunakan AGPLv3. Penggunaan tetap harus mengikuti ketentuan lisensi masing-masing produk dan komponen.
Produk enterprise/server Tersedia ekosistem vendor dan solusi berbasis LibreOffice. ONLYOFFICE memiliki edisi dan produk server/enterprise yang berbeda dari Desktop Editors gratis. Jangan menganggap seluruh produk sebuah vendor otomatis bebas biaya hanya karena aplikasi desktop-nya gratis.

Geser tabel ke kanan atau kiri pada perangkat mobile untuk membaca seluruh kolom.

Dukungan Sistem Operasi Desktop

Sistem Operasi LibreOffice ONLYOFFICE Catatan Implementasi
Windows Didukung Didukung Keduanya dapat menjadi alternatif pada komputer Windows tanpa mengganti sistem operasi terlebih dahulu.
macOS Didukung Didukung Tersedia untuk lingkungan Mac. Versi OS dan arsitektur perangkat tetap perlu diperiksa.
Ubuntu Didukung Didukung Keduanya dapat digunakan dalam strategi migrasi Ubuntu untuk workstation yang kompatibel.
Linux Didukung Didukung Metode instalasi dan dukungan distro perlu disesuaikan dengan standar organisasi.

Dukungan sistem operasi dapat berubah mengikuti versi aplikasi. Periksa persyaratan versi terbaru sebelum deployment massal.

Strategi penghematan tidak mengharuskan migrasi ke Linux. Perusahaan dapat memulai dengan memasang LibreOffice atau ONLYOFFICE pada Windows yang sudah dimiliki. Migrasi Windows ke Ubuntu dapat menjadi fase terpisah setelah aplikasi bisnis, driver dan peripheral dinyatakan kompatibel.

Untuk pembahasan lebih luas mengenai sistem operasi, printer, scanner, aplikasi web, digital signage dan metode pilot, lihat halaman Instalasi Ubuntu dan Aplikasi Open Source untuk Bisnis oleh PT MSP.

LibreOffice vs ONLYOFFICE di Android, Huawei, iPhone dan Perangkat Mobile

Platform Mobile LibreOffice ONLYOFFICE Kesimpulan
Android Terbatas
The Document Foundation menyediakan LibreOffice Viewer untuk Android dengan kemampuan editing yang bersifat eksperimental. Untuk editing mobile, ekosistem LibreOffice juga mengarahkan pengguna ke Collabora Office.
Didukung
ONLYOFFICE Documents tersedia untuk smartphone dan tablet Android.
ONLYOFFICE lebih sederhana apabila organisasi menginginkan aplikasi mobile resmi dengan fungsi editing aktif.
Huawei Tergantung perangkat
Tidak ada jalur LibreOffice-branded khusus Huawei yang setara dengan desktop. Implementasi bergantung pada sistem Android/HarmonyOS dan metode distribusi aplikasi yang tersedia.
AppGallery
ONLYOFFICE Documents untuk Android tersedia melalui Huawei AppGallery.
Untuk armada Huawei, ONLYOFFICE mempunyai jalur distribusi resmi yang lebih jelas.
Apple iPhone/iPad Via ekosistem
Untuk editing dokumen berbasis teknologi LibreOffice, The Document Foundation menunjuk Collabora Office untuk Android dan iOS.
Didukung
ONLYOFFICE menyediakan aplikasi untuk iOS/iPadOS.
ONLYOFFICE mempunyai pengalaman aplikasi bermerek yang lebih konsisten antara desktop dan mobile.
Windows Mobile / Windows Phone Tidak menjadi platform aktif Tidak menjadi platform aktif Windows Phone/Windows Mobile bukan platform modern yang relevan untuk deployment baru. Gunakan Android atau iOS untuk strategi mobile saat ini.

Istilah “Huawei” tidak selalu identik dengan satu sistem operasi. Model perangkat, versi Android/HarmonyOS, AppGallery dan kebijakan perusahaan harus diperiksa sebelum standardisasi.

Perbandingan UX: Pengguna Microsoft Office Lebih Mudah Pindah ke Mana?

Aspek teknis bukan satu-satunya penentu keberhasilan migrasi. Perubahan pola menu, toolbar, shortcut, template dan cara menyimpan file dapat menimbulkan friction bagi pengguna yang sudah bekerja dengan Microsoft Office selama bertahun-tahun.

LibreOffice

  • ✓Suite desktop sangat lengkap.
  • ✓Writer, Calc dan Impress matang untuk pekerjaan umum.
  • ✓Memiliki Draw, Base dan Math.
  • ✓Sangat kuat untuk OpenDocument Format.
  • △Pengguna Microsoft Office mungkin membutuhkan adaptasi menu dan workflow.
  • △Dokumen OOXML kompleks harus diuji sebelum digunakan sebagai workflow utama.

ONLYOFFICE

  • ✓Tampilan tabbed lebih dekat dengan pola office suite modern.
  • ✓Fokus kuat pada dokumen DOCX, XLSX dan PPTX.
  • ✓Tersedia desktop sekaligus aplikasi mobile.
  • ✓Lebih natural untuk integrasi kolaborasi/cloud ONLYOFFICE.
  • △Tidak memiliki aplikasi database desktop yang setara LibreOffice Base.
  • △Fitur tertentu tetap berbeda dari Microsoft Office dan harus diuji.
Dari sisi change management: untuk organisasi dengan pengguna nonteknis yang sangat familiar dengan Microsoft Office, ONLYOFFICE dapat menjadi kandidat pilot yang menarik karena pola interface-nya relatif familiar. LibreOffice dapat lebih unggul apabila organisasi membutuhkan suite desktop lengkap dan ingin membangun standardisasi open source yang lebih luas.

Apakah LibreOffice dan ONLYOFFICE 100% Kompatibel dengan Microsoft Office?

Tidak ada alasan yang aman untuk menjanjikan kompatibilitas 100%. Membuka file bukan berarti seluruh fungsi akan selalu identik.

Kompatibilitas harus diuji terhadap dokumen nyata organisasi, terutama:

  • ✓DOCX dengan style, section, tabel dan layout kompleks.
  • ✓XLSX dengan formula kompleks, pivot, chart dan external link.
  • ✓Macro VBA.
  • ✓Add-in Microsoft Office.
  • ✓Template surat dan dokumen legal.
  • ✓Font perusahaan.
  • ✓PPTX dengan animasi, font dan layout kompleks.
  • ✓Mail merge.
  • ✓Integrasi aplikasi ERP, DMS atau sistem internal.
  • ✓Dokumen yang harus dikirim kembali kepada pelanggan atau partner menggunakan Microsoft Office.
Jangan melakukan uninstall Microsoft Office pada seluruh komputer sebagai langkah pertama. Jalankan pilot menggunakan sampel dokumen dan pengguna terlebih dahulu. Setelah hasil diterima, perangkat dapat dikelompokkan menjadi perangkat migrasi penuh, hybrid, dan perangkat yang tetap membutuhkan Microsoft Office.

Menghitung Penghematan: Jangan Hanya Membandingkan Harga Lisensi

Office suite gratis dapat mengurangi biaya lisensi, tetapi keputusan bisnis sebaiknya dihitung dengan pendekatan Total Cost of Ownership atau TCO.

Komponen Potensi Penghematan Biaya yang Tetap Perlu Dihitung
Lisensi office suite Lisensi dapat dikurangi pada perangkat yang benar-benar lolos migrasi. Lisensi Microsoft yang tetap diperlukan untuk power user.
Deployment Standardisasi aplikasi dapat menyederhanakan image dan konfigurasi. Audit, instalasi, testing dan dokumentasi.
Migrasi dokumen Dokumen sederhana biasanya dapat tetap digunakan. Perbaikan template, layout, formula atau macro yang tidak kompatibel.
Pelatihan Setelah terbiasa, pengguna dapat bekerja menggunakan aplikasi yang distandardisasi. Orientasi awal, panduan dan penurunan produktivitas selama masa adaptasi.
Support Konfigurasi standar mempermudah troubleshooting. Helpdesk, patching, troubleshooting dan eskalasi.
Cloud & kolaborasi Dapat menggunakan solusi open source atau self-hosted tertentu. Server, backup, storage, administrator, keamanan, SLA dan produk enterprise bila diperlukan.

Gunakan data quotation dan biaya internal organisasi sendiri. Jangan memakai satu harga internet sebagai asumsi untuk seluruh model lisensi.

Rumus sederhana:

Potensi biaya lisensi yang dapat dihindari = jumlah perangkat layak migrasi × biaya lisensi terkait × periode evaluasi.

Penghematan bersih = potensi biaya yang dapat dihindari − audit − migrasi − testing − pelatihan − support − biaya server/cloud tambahan.

Strategi yang Lebih Realistis: Jangan Memaksa Satu Office Suite untuk Semua Pengguna

Untuk banyak perusahaan, model berikut lebih aman dibanding migrasi seragam.

Profil Pengguna Contoh Aktivitas Rekomendasi Awal untuk Pilot
Basic User Surat sederhana, email, PDF, laporan dasar, browser. LibreOffice atau ONLYOFFICE.
General Office DOCX, XLSX, PPTX rutin tanpa macro kompleks. ONLYOFFICE dan LibreOffice dibandingkan menggunakan dokumen nyata.
Open Source Workstation Ubuntu, browser, office, PDF, aplikasi web. LibreOffice atau ONLYOFFICE di Ubuntu.
Mobile Worker Edit dan review file dari smartphone/tablet. ONLYOFFICE dapat diprioritaskan dalam pilot mobile; Collabora dapat dievaluasi untuk ekosistem LibreOffice.
Power User Macro, add-in, Excel kompleks, template kritikal. Pertahankan Microsoft Office sampai seluruh fungsi tervalidasi.
Microsoft 365 Workflow SharePoint, Teams, OneDrive dan workflow organisasi. Jangan migrasi hanya berdasarkan harga aplikasi desktop. Evaluasi keseluruhan workflow.

Contoh Pendekatan: Dari 100 Komputer Tidak Harus 100 Lisensi yang Sama

Misalnya sebuah perusahaan memiliki 100 komputer. Setelah audit, hasilnya dapat saja seperti berikut:

45 komputer
Pekerjaan administrasi dasar dan aplikasi web → kandidat LibreOffice atau ONLYOFFICE.
25 komputer
Banyak bertukar DOCX/XLSX/PPTX → pilot ONLYOFFICE dan LibreOffice menggunakan dokumen nyata.
20 komputer
Excel kompleks, macro atau workflow Microsoft → pertahankan Microsoft Office.
10 komputer
Kiosk, dashboard, terminal informasi atau aplikasi berbasis browser → evaluasi Ubuntu dan aplikasi open source.

Hasil akhirnya bukan keputusan ideologis antara Microsoft dan open source. Tujuannya adalah right-sizing lisensi: lisensi berbayar ditempatkan pada pengguna yang benar-benar membutuhkan, sedangkan pekerjaan yang kompatibel dapat menggunakan alternatif dengan biaya lisensi lebih rendah.

Tahapan Migrasi yang Direkomendasikan

  1. Inventarisasi pengguna dan perangkat. Catat jumlah komputer, OS, aplikasi, lisensi dan pola pekerjaan.
  2. Klasifikasikan Basic User, General User dan Power User.
  3. Kumpulkan dokumen nyata. DOCX, XLSX, PPTX, template, macro dan file penting.
  4. Uji LibreOffice dan ONLYOFFICE. Jangan hanya menggunakan file contoh sederhana.
  5. Periksa font dan layout.
  6. Uji printer, scanner dan aplikasi pendukung bila migrasi termasuk Ubuntu.
  7. Pilih kelompok pilot. Gunakan sejumlah kecil perangkat terlebih dahulu.
  8. Catat masalah dan acceptance criteria.
  9. Berikan orientasi pengguna.
  10. Rollout bertahap. Microsoft Office tetap dipertahankan untuk workload yang belum lolos validasi.

Pendekatan yang sama digunakan dalam layanan implementasi Ubuntu dan aplikasi open source PT MSP: migrasi dimulai dari kebutuhan operasional dan kompatibilitas, bukan sekadar dari aplikasi mana yang tidak memiliki biaya lisensi desktop.

Kapan LibreOffice Lebih Cocok?

  • ✓Organisasi ingin menggunakan open source sebagai standar desktop.
  • ✓Banyak pekerjaan dilakukan offline.
  • ✓OpenDocument Format menjadi format utama.
  • ✓Membutuhkan Writer, Calc, Impress, Draw, Base dan Math.
  • ✓Lingkungan Linux/Ubuntu menjadi bagian penting strategi workstation.
  • ✓Organisasi siap melakukan standardisasi template dan pelatihan pengguna.

Kapan ONLYOFFICE Lebih Cocok?

  • ✓Sebagian besar dokumen dipertukarkan dalam DOCX, XLSX dan PPTX.
  • ✓Pengguna membutuhkan interface yang relatif familiar dengan office suite modern.
  • ✓Desktop, Android dan iOS perlu berada dalam ekosistem yang konsisten.
  • ✓Kolaborasi dokumen dan integrasi cloud menjadi kebutuhan organisasi.
  • ✓Perangkat Huawei termasuk bagian penting armada mobile.

Kapan Microsoft Office Sebaiknya Tetap Dipertahankan?

  • ✓Macro VBA merupakan bagian kritikal proses bisnis.
  • ✓Menggunakan add-in khusus yang hanya mendukung Microsoft Office.
  • ✓Workbook Excel sangat kompleks.
  • ✓Template harus identik dengan organisasi eksternal.
  • ✓Integrasi Microsoft 365, Teams, SharePoint atau workflow tertentu merupakan bagian kritikal proses.
  • ✓Vendor aplikasi secara eksplisit mensyaratkan Microsoft Office.

Ingin Mengetahui Berapa Komputer yang Sebenarnya Dapat Mengurangi Lisensi Office?

PT Mitra Solusindo Pratama dapat membantu melakukan inventarisasi kebutuhan, audit kompatibilitas, pilot LibreOffice atau ONLYOFFICE, implementasi Ubuntu, pengujian dokumen dan peripheral, hingga menyusun skenario Total Cost of Ownership sebelum rollout.

Artikel dan Layanan Terkait PT MSP

Pertanyaan Umum LibreOffice dan ONLYOFFICE

Apakah LibreOffice benar-benar gratis untuk perusahaan?

LibreOffice merupakan free and open-source office suite. Perusahaan tetap perlu memperhatikan lisensi font, template, plugin, codec, atau komponen tambahan lain yang digunakan bersama aplikasi.

Apakah ONLYOFFICE Desktop Editors gratis digunakan?

ONLYOFFICE Desktop Editors tersedia sebagai aplikasi desktop gratis dengan source code berlisensi AGPLv3. Produk server, enterprise, cloud, support atau layanan lain dalam ekosistem ONLYOFFICE dapat memiliki skema lisensi yang berbeda.

Mana yang lebih kompatibel dengan Microsoft Office?

Keduanya mendukung format Microsoft Office, tetapi kompatibilitas harus diuji menggunakan dokumen nyata. ONLYOFFICE sangat berorientasi pada format OOXML seperti DOCX, XLSX dan PPTX, sedangkan LibreOffice memiliki cakupan suite desktop yang lebih luas serta dukungan kuat terhadap OpenDocument Format.

Apakah LibreOffice dan ONLYOFFICE dapat dipasang di Windows?

Ya. Migrasi office suite dapat dilakukan tanpa harus langsung mengganti Windows dengan Linux. Pendekatan ini dapat menjadi tahap pilot sebelum organisasi mengevaluasi migrasi Ubuntu secara terpisah.

Apakah keduanya dapat digunakan di Ubuntu?

Ya. LibreOffice dan ONLYOFFICE Desktop Editors tersedia untuk Linux dan dapat digunakan dalam lingkungan Ubuntu yang memenuhi persyaratan aplikasi.

Mana yang lebih baik untuk Android dan iPhone?

ONLYOFFICE menyediakan aplikasi resmi untuk Android dan iOS. The Document Foundation menyediakan LibreOffice Viewer untuk Android dengan editing eksperimental, sedangkan editing mobile berbasis teknologi LibreOffice tersedia melalui Collabora Office untuk Android dan iOS.

Apakah ONLYOFFICE tersedia untuk perangkat Huawei?

Ya. ONLYOFFICE Documents untuk Android juga didistribusikan melalui Huawei AppGallery. Kompatibilitas akhir tetap bergantung pada model perangkat dan versi sistem operasinya.

Apakah perusahaan sebaiknya menghapus seluruh Microsoft Office?

Tidak. Pendekatan yang lebih aman adalah melakukan audit pengguna, menguji LibreOffice dan ONLYOFFICE pada kelompok pilot, lalu mempertahankan Microsoft Office pada workstation yang masih memerlukan macro VBA, add-in, template kritikal atau workflow khusus.

Apakah penggunaan open source otomatis membuat biaya TI menjadi nol?

Tidak. Biaya lisensi dapat berkurang, tetapi organisasi tetap perlu menghitung audit, deployment, migrasi, pelatihan, support, backup, server, keamanan dan waktu adaptasi pengguna dalam Total Cost of Ownership.

Sumber Referensi Teknis

  1. LibreOffice — Official Website
  2. LibreOffice — System Requirements
  3. LibreOffice — Android and iOS
  4. ONLYOFFICE — Desktop and Mobile Apps
  5. ONLYOFFICE — Desktop Apps Documentation
  6. ONLYOFFICE — Supported Formats
  7. PT MSP — Instalasi Ubuntu dan Aplikasi Open Source untuk Bisnis

Catatan editorial: dukungan sistem operasi, format dokumen, lisensi, aplikasi mobile dan fitur dapat berubah mengikuti versi produk. Informasi teknis pada artikel ini harus diverifikasi kembali terhadap dokumentasi vendor ketika digunakan sebagai dasar pengadaan atau deployment. Nama Microsoft, Microsoft Office, Microsoft 365, LibreOffice dan ONLYOFFICE merupakan merek milik masing-masing pemegang haknya.

Location: Surakarta City, Central Java, Indonesia

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Silakan ajukan pertanyaan, kritik, maupun saran.

PT MSP Bandung

The page you were looking for, could not be found. You may have typed the address incorrectly or you may have used an outdated link.

Go to Homepage