Template pengadaan material industri
RFQ yang baik membuat vendor menawar requirement yang sama
Request for Quotation bukan sekadar daftar barang dan kolom harga. RFQ perlu menjelaskan apa yang diminta, bukti apa yang harus diserahkan, bagaimana barang diperiksa, ke mana dan kapan dikirim, serta bagaimana vendor menyatakan setiap deviasi.
Jawaban singkat
Contoh RFQ material industri yang dapat dibandingkan minimal memuat identitas permintaan, daftar item dan quantity, manufacturer atau reference part, spesifikasi teknis, drawing/datasheet, aturan alternatif, inspection dan acceptance criteria, dokumen yang diminta, delivery point dan jadwal, packaging, basis harga dan pajak, warranty, masa berlaku penawaran, serta tabel deviasi yang wajib diisi vendor.
Tujuan RFQ bukan membuat dokumen sepanjang mungkin. Tujuannya adalah mengunci requirement yang relevan sehingga vendor tidak mengisi ruang kosong dengan asumsi yang berbeda-beda.
RFQ bukan purchase order dan bukan pengganti technical review
RFQ meminta vendor menyampaikan quotation terhadap requirement tertentu. RFQ belum otomatis menjadi pesanan, persetujuan alternatif, atau jaminan bahwa kandidat cocok. Purchase order atau kontrak baru dibuat setelah proses evaluasi dan approval perusahaan pengguna selesai.
Requester dan engineering menyiapkan requirement
Identifikasi barang, fungsi, kondisi operasi, criticality, quantity, drawing, inspection, delivery need, serta ketentuan alternatif. Data yang belum tersedia ditandai, bukan ditebak.
Vendor merespons format yang seragam
Vendor menulis exact item, compliance terhadap tiap requirement, deviations, harga, tax basis, lead time, delivery scope, warranty, dokumen, dan validity penawaran.
Tim membandingkan technical dan commercial response
Engineering menilai kesesuaian dan deviasi. Procurement membandingkan scope, harga, terms, delivery, dan risiko komersial. Approval harus mengacu pada exact candidate dan revision.
Requirement yang disetujui menjadi binding document
PO atau kontrak harus membawa identitas barang, specification, attachment, approved deviation, delivery, inspection, document, warranty, dan terms yang tidak ambigu.
Prosedur internal tetap berlaku: istilah RFQ, metode pemilihan, approval, dan dokumen kontrak dapat berbeda antarperusahaan atau instansi. Sesuaikan template ini dengan kebijakan procurement, engineering, quality, HSE, legal, finance, serta matriks kewenangan organisasi.
12 bagian yang sebaiknya ada dalam RFQ material industri
World Bank Standard Request for Quotations memberi contoh bahwa schedule pengadaan dapat memuat daftar barang, related services, technical specifications, standards, test dan inspection, warranty, drawing, delivery location, delivery schedule, serta quantity. Untuk kebutuhan perusahaan, struktur tersebut dapat disederhanakan sesuai risiko dan kompleksitas item.
| Bagian | Yang perlu ditulis | Masalah yang dicegah | Catatan penerapan |
|---|---|---|---|
| 1. Identitas RFQ | Nomor RFQ, judul, tanggal terbit, PIC, kontak resmi, batas klarifikasi, batas pengiriman quotation, dan alamat pengiriman response. | Quotation tidak dapat dilacak atau vendor memakai versi permintaan yang berbeda. | Tulis revision RFQ dan daftar perubahan bila dokumen diperbarui. |
| 2. Scope dan tujuan | Jenis barang, equipment/application, apakah termasuk related services, serta batas supply. | Vendor memasukkan atau mengeluarkan installation, test, training, freight, dan service secara berbeda. | Bedakan supply-only, supply and delivery, supply-install-test, serta scope lain secara eksplisit. |
| 3. Daftar item | Item number, description, manufacturer/reference, part number, revision/suffix, quantity, unit, dan attachment reference. | Nama umum ditafsirkan menjadi konfigurasi yang berbeda. | Satu baris untuk satu item/configuration yang dapat dihargai dan diterima secara terpisah. |
| 4. Technical requirement | Dimensi, material, tolerance, fit, rating, interface, environment, standard, drawing, datasheet, atau performance criteria yang relevan. | Barang terlihat serupa tetapi tidak dapat dipasang atau tidak memenuhi fungsi. | Gunakan karakteristik yang dapat diperiksa; jangan menyalin standard yang tidak benar-benar berlaku. |
| 5. Alternative dan deviation | Apakah alternatif diizinkan, parameter pembanding, dokumen wajib, approval gate, dan deviation schedule. | Istilah “equivalent” dipakai tanpa identitas, bukti, atau persetujuan teknis. | Wajibkan vendor menulis “tidak ada deviasi” atau merinci setiap deviasi; kolom kosong bukan bukti compliance. |
| 6. Inspection dan test | Jenis inspeksi/test, lokasi, waktu, frequency atau sample basis, procedure, witness/hold point, alat, report, serta acceptance/rejection criteria. | Istilah “inspection included” tidak memiliki isi yang dapat diverifikasi. | Jika sampling dipakai, tentukan scheme secara sadar; jangan menulis AQL atau standard sampling tanpa parameter dan kompetensi yang memadai. |
| 7. Required documents | Datasheet, drawing, certificate, material/test report, certificate of origin bila relevan, manual, packing list, inspection report, dan warranty document. | Barang datang tanpa dokumen yang dibutuhkan untuk penerimaan, operasi, atau traceability. | Tulis format, bahasa, hardcopy/softcopy, quantity copy, dan waktu penyerahan dokumen. |
| 8. Delivery | Alamat dan titik serah yang tepat, target date/schedule, partial delivery, unloading, transport, insurance, risk transfer, dan dokumen pengiriman. | Harga terlihat sama tetapi tanggung jawab pengiriman berbeda. | Jika memakai Incoterms®, tulis rule, named place/point, dan versinya; jangan hanya menulis kode tiga huruf. |
| 9. Packaging dan preservation | Individual/bulk packing, moisture/corrosion/shock protection, sealing, labeling, pallet/crate, lifting point, storage condition, dan returnable packaging. | Barang rusak, terkontaminasi, tertukar, atau sulit ditangani saat diterima. | Dangerous goods serta raw-wood packaging untuk perdagangan internasional memerlukan aturan khusus yang relevan. |
| 10. Harga, pajak, dan pembayaran | Currency, unit price, total, discount, freight/service, basis pajak, tax invoice/document, validity, payment term, dan price adjustment bila memang diizinkan. | Total quotation tidak dapat dibandingkan karena komponen harga dan pajak tidak seragam. | Jangan hard-code tarif pajak dari template lama; finance/tax owner perlu mengonfirmasi ketentuan yang berlaku untuk transaksi tersebut. |
| 11. Warranty dan claim | Objek yang dijamin, durasi dan titik mulainya, exclusions, proses claim, evidence, repair/replacement, transport, removal/reinstallation, dan contact point. | Kata “warranty” ada, tetapi scope dan tanggung jawab tidak jelas. | Jangan mengasumsikan warranty manufacturer sama dengan warranty vendor atau mencakup consequential loss. |
| 12. Evaluation dan submission | Format quotation, dokumen yang wajib ditandatangani, technical/commercial response, evaluation basis, confidentiality, dan hak klarifikasi. | Vendor mengirim format berbeda sehingga perbandingan tidak transparan. | Nyatakan bahwa quotation lengkap belum otomatis berarti vendor terpilih atau PO telah diterbitkan. |
Contoh tabel item dan respons vendor
Jangan hanya meminta vendor menulis “sesuai”. Sediakan kolom untuk exact offered value, evidence, dan deviation agar evaluasi dapat ditelusuri.
| Kolom RFQ | Contoh isi buyer | Respons wajib vendor | Bukti / attachment |
|---|---|---|---|
| Item dan quantity | [Nama item]; [jumlah]; [pcs/set/meter/kg/dll.] | Konfirmasi quantity dan unit; jelaskan isi set/kit. | Price schedule dan packing configuration. |
| Reference item | [Manufacturer]; [part number lengkap]; [suffix/revision] | Manufacturer dan exact part number yang ditawarkan; kategori OEM/equivalent sesuai RFQ. | Datasheet resmi, photo marking, drawing, atau cross-reference yang dapat ditelusuri. |
| Technical characteristic | [Nilai, satuan, range/limit, material, interface, environment] | Offered value untuk setiap karakteristik; status comply/deviate; jangan hanya “as per datasheet”. | Nomor halaman/section datasheet, drawing number, report, atau calculation bila diminta. |
| Inspection/test | [Metode]; [lokasi]; [frequency]; [acceptance criteria] | Included/excluded, procedure, schedule, report, witness arrangement, dan biaya bila terpisah. | Inspection and test plan, procedure, sample report, atau third-party scope bila relevan. |
| Delivery | [Alamat dan point]; [target]; [partial allowed/tidak] | Committed lead time setelah trigger yang jelas, delivery scope, shipment method, dan exclusions. | Delivery schedule, Incoterms® rule bila digunakan, serta daftar dokumen pengiriman. |
| Packaging | [Protection, marking, crate/pallet, storage, handling] | Detail packaging offered dan setiap deviasi. | Packing specification, drawing/photo contoh, handling mark, dan certificate khusus bila diwajibkan. |
| Commercial | [Currency]; [tax basis]; [payment]; [validity] | Unit/total price, breakdown, applicable tax, freight/service, validity, payment, dan conditions. | Signed quotation dan dokumen administrasi yang dipersyaratkan. |
| Warranty | [Required scope dan trigger] | Duration, start point, coverage, exclusions, claim method, remedy, dan responsible party. | Written warranty statement. |
| Deviation schedule | Vendor wajib menyatakan semua perbedaan. | Requirement reference, offered condition, reason, impact, proposed control; atau pernyataan “tidak ada deviasi”. | Deviation list yang ditandatangani/diotorisasi sesuai prosedur vendor. |
Prinsip data: ISO 8000-110 menggunakan contoh pertukaran characteristic data dari supplier kepada customer untuk item yang sedang dipertimbangkan. Dalam praktik RFQ, ini mendukung penggunaan parameter bernama, nilai, satuan, dan data specification yang konsisten—namun tidak menggantikan verifikasi akurasi maupun provenance.
Cara menulis inspection dan acceptance criteria
Kalimat seperti “barang akan diperiksa saat datang” belum cukup. Vendor perlu mengetahui karakteristik yang diperiksa dan dasar penerimaannya sebelum menyusun quotation.
What dan method
Apa yang diperiksa: identity, quantity, visual condition, dimension, material, performance, marking, dokumen, atau fungsi. Tulis metode, alat, satuan, procedure reference, dan kondisi test.
Where dan when
Tentukan inspection di pabrik vendor, third-party location, saat pre-shipment, saat receiving, setelah installation, atau pada commissioning. Jelaskan notification period bila witness diperlukan.
How much
Tentukan 100% inspection atau sampling yang sah. Bila memakai ISO 2859-1:2026, inspection level, AQL, lot definition, sampling plan, serta switching rule harus ditentukan oleh pihak yang kompeten.
Pass, fail, dan disposition
Tulis limit penerimaan, siapa yang menyetujui hasil, report yang diterbitkan, treatment untuk nonconformity, reinspection, replacement, return, serta pembagian biaya yang telah disepakati.
Sampling bukan jaminan zero defect: acceptance sampling mengelola keputusan terhadap lot berdasarkan plan tertentu. Jangan memilih AQL hanya karena angka tersebut umum dipakai vendor; sesuaikan dengan risiko produk, data mutu, dan prosedur quality perusahaan.
Delivery, packaging, pajak, dan warranty harus dapat dihargai
Delivery point dan risk transfer
Tulis alamat lengkap sampai gate, warehouse, floor, atau titik serah. Jelaskan transport, unloading, rigging, insurance, partial delivery, working hour, site access, serta kapan tanggung jawab dan risiko berpindah.
Incoterms® bila memang digunakan
ICC menjelaskan bahwa Incoterms® membantu membagi task, cost, dan risk dalam delivery barang. RFQ harus menyebut rule, named place/point, dan “Incoterms® 2020”; rule tersebut tidak otomatis mengatur seluruh aspek harga, pembayaran, title, atau warranty.
Packaging dan handling
Tentukan perlindungan terhadap moisture, corrosion, shock, vibration, dust, contamination, atau electrostatic risk sesuai barang. ISO 780 memberi rujukan graphical symbols untuk handling dan storage pada distribution packages, tetapi tidak mencakup dangerous-goods-specific instruction.
Raw-wood packaging lintas negara
Jika pallet, crate, atau dunnage dari raw wood digunakan dalam perdagangan internasional, periksa kewajiban phytosanitary dan ISPM 15. Plywood atau processed wood dapat memiliki perlakuan berbeda; konfirmasi dengan logistics/import owner.
Basis harga dan pajak
Minta unit price, quantity, subtotal, discount, freight/service, nilai sebelum dan sesudah pajak, jenis dokumen pajak, serta siapa yang melakukan pemungutan/pemotongan sesuai transaksi. Finance/tax owner harus memverifikasi ketentuan terkini.
Warranty yang operasional
Selain durasi, tulis kapan warranty mulai, kondisi valid, exclusions, evidence untuk claim, repair/replacement, freight, removal/reinstallation, turnaround commitment bila disepakati, dan pihak yang bertanggung jawab.
Template RFQ material industri yang dapat disalin
Ganti seluruh tanda kurung siku. Hapus bagian yang benar-benar tidak relevan, bukan bagian yang datanya belum ditemukan. Informasi yang masih kosong sebaiknya diberi status dan PIC klarifikasi.
SUBJECT: REQUEST FOR QUOTATION — [NAMA MATERIAL / EQUIPMENT] A. IDENTITAS RFQ RFQ Number : [isi] Revision : [isi] Issue Date : [isi] Buyer / Company : [isi] PIC Clarification : [nama, email, telepon resmi] Clarification Deadline : [tanggal, waktu, zona waktu] Quotation Deadline : [tanggal, waktu, zona waktu] Quotation Validity : [isi requirement] Submission Method : [email/portal/alamat resmi] B. SCOPE Purpose / Application : [equipment, line, fungsi] Supply Scope : [supply-only / supply-delivery / lainnya] Related Services : [installation/test/training/etc. atau "tidak termasuk"] Exclusions : [isi] C. ITEM SCHEDULE Item No. : [isi] Item Description : [isi] Reference Manufacturer : [isi] Reference Part Number : [isi lengkap suffix/revision] Quantity and Unit : [isi] Condition : [new/OEM/alternative category yang diizinkan] Equipment / Asset Ref. : [isi] Drawing / Datasheet Ref.: [nomor dokumen + revision] D. TECHNICAL REQUIREMENTS 1. [Characteristic] : [required value/range + unit] 2. [Material/Treatment] : [isi bila relevan] 3. [Dimension/Tolerance]: [isi bila relevan] 4. [Interface/Rating] : [isi bila relevan] 5. [Operating Condition]: [media/load/speed/temp/environment/duty] 6. Applicable Standards : [hanya yang benar-benar berlaku] Vendor shall state the exact offered value and evidence for every requirement. "Comply" without offered value/evidence may require clarification. E. ALTERNATIVE AND DEVIATION Alternative allowed : [No / Yes with prior technical approval] Comparison required : [fit, form, function, material, rating, interface, etc.] Deviation schedule : [Mandatory] Vendor response : [List every deviation OR state "No deviation"] F. INSPECTION AND TEST Inspection / Test : [isi] Location : [vendor/site/third party/receiving] Method / Procedure : [isi] Frequency / Sampling : [100% atau approved sampling plan] Witness / Hold Point : [isi bila relevan] Acceptance Criteria : [measurable pass/fail criteria] Required Report : [isi] Nonconformity Handling : [repair/replacement/retest/approval route] G. REQUIRED DOCUMENTS [ ] Signed quotation and price schedule [ ] Offered datasheet and manufacturer literature [ ] Drawing with revision [ ] Deviation schedule [ ] Inspection / test procedure and report [ ] Material / test certificate, if required [ ] Certificate of origin, if required [ ] Manual / installation / maintenance document [ ] Packing list and delivery document [ ] Written warranty statement [ ] Other: [isi] Document format/language/copies: [isi] Document delivery timing : [with quotation / before shipment / with goods] H. DELIVERY Delivery Address : [alamat lengkap] Named Place / Point : [gate/warehouse/floor/point] Required Schedule : [tanggal atau milestone] Partial Delivery : [allowed/not allowed + condition] Transport : [responsibility] Insurance : [responsibility] Unloading / Rigging : [responsibility] Incoterms Rule : [rule + named place + Incoterms® 2020, if applicable] Lead-Time Trigger : [PO/down payment/approved drawing/etc.] I. PACKAGING AND MARKING Packing Type : [individual/bulk/pallet/crate/etc.] Protection : [moisture/corrosion/shock/dust/ESD/etc.] Label / Marking : [PO/RFQ/item/qty/weight/lot/serial/handling] Storage Condition : [isi bila relevan] Raw-Wood Requirement : [ISPM 15 or other requirement, if applicable] Returnable Packaging : [yes/no + responsibility] J. COMMERCIAL RESPONSE Currency : [isi] Unit Price : [vendor] Total Price : [vendor] Freight / Service : [included/excluded + value] Applicable Tax : [vendor to state; buyer finance to verify] Tax Document : [requirement] Payment Term : [isi] Quotation Validity : [vendor] Price Adjustment : [not allowed / rule if expressly allowed] K. WARRANTY AND SUPPORT Warranty Scope : [isi] Warranty Duration : [isi] Warranty Start Point : [delivery/installation/commissioning/etc.] Exclusions : [vendor] Claim Process : [vendor] Repair / Replacement : [vendor] Freight / Reinstallation: [responsibility] Support Contact : [vendor] L. VENDOR DECLARATION Offered Manufacturer : [isi] Offered Part Number : [isi] Country of Origin : [isi bila diminta] Lead Time : [nilai + trigger] Delivery Scope : [isi] Deviation : [attached / No deviation] Authorized Name / Title : [isi] Signature / Date : [isi] ATTACHMENTS FROM BUYER 1. [Drawing / datasheet / photo / BOM] 2. [Technical requirement sheet] 3. [Price schedule] 4. [Deviation schedule] 5. [Inspection requirement] 6. [Commercial terms] NOTE - RFQ is not a purchase order or award notice. - Technical acceptance is subject to buyer review and approval. - Unknown or unavailable data must not be silently assumed.
Tip penggunaan: untuk banyak item, simpan cover RFQ dan commercial terms sebagai satu dokumen, lalu pindahkan item schedule, technical response, price schedule, serta deviation schedule ke spreadsheet terkontrol. Gunakan nomor item dan revision yang sama pada semua attachment.
Alur membuat dan mengevaluasi RFQ
Requester menjelaskan kebutuhan dan urgency
Catat equipment, fungsi, alasan kebutuhan, quantity, target, risiko stockout atau downtime, serta data yang tersedia. Target internal bukan otomatis lead time yang dijanjikan vendor.
Engineering menetapkan technical baseline
Validasi manufacturer/part number, drawing, characteristic, interface, material, rating, condition, standard, inspection, dan acceptance criteria. Tentukan apakah alternatif diizinkan.
Procurement menyusun paket RFQ yang seragam
Satukan cover, item schedule, technical sheet, attachment list, delivery, packaging, commercial response, warranty, serta deviation schedule. Beri nomor revision dan deadline yang jelas.
Klarifikasi dikelola secara tertulis
Jawaban yang mengubah requirement disampaikan secara terkontrol kepada seluruh vendor yang relevan sesuai prosedur perusahaan. Jangan memberi requirement berbeda melalui percakapan informal.
Technical response diperiksa sebelum ranking harga
Bandingkan offered value, evidence, compliance, deviation, inspection, document, dan risk. Kandidat dengan blocker teknis tidak diperlakukan sama dengan kandidat yang telah lulus review.
Commercial comparison menormalkan scope
Bandingkan quantity, unit, currency, tax basis, freight, service, delivery, payment, validity, warranty, exclusions, dan total cost pada basis yang sama.
Approval diturunkan ke PO dan receiving
PO atau kontrak mengunci exact candidate, revision, approved deviation, scope, schedule, packaging, inspection, document, dan warranty. Receiving inspection memakai requirement yang sama.
Checklist review sebelum RFQ dikirim
- Nomor RFQ, revision, deadline, PIC, serta kanal respons sudah jelas.
- Setiap item mempunyai description, quantity, unit, dan reference yang tidak ambigu.
- Suffix, revision, drawing number, dan attachment reference ditulis lengkap.
- Requirement teknis memakai nilai, range/limit, satuan, atau kriteria yang dapat diperiksa.
- Status alternative part dan approval gate sudah dinyatakan.
- Vendor wajib mengisi exact offered value, evidence, dan deviation schedule.
- Inspection/test memiliki method, location, frequency, serta acceptance criteria yang relevan.
- Dokumen wajib dan waktu penyerahannya sudah ditulis.
- Alamat/titik serah, schedule, transport, unloading, insurance, dan risk transfer tidak ambigu.
- Packaging, preservation, marking, storage, serta aturan khusus sudah sesuai jenis barang.
- Currency, breakdown harga, pajak, payment, validity, dan adjustment rule dapat dibandingkan.
- Warranty memiliki scope, start point, exclusions, claim method, dan remedy tertulis.
- Evaluation basis dan approval owner sudah ditentukan secara internal.
- Informasi yang belum tersedia ditandai untuk klarifikasi; tidak ada data teknis yang dikarang.
Kesalahan yang membuat quotation tidak dapat dibandingkan
Nama barang terlalu umum
RFQ menulis “bearing”, “seal”, “motor”, atau “sensor” tanpa manufacturer, part number, configuration, application, dan characteristic yang relevan.
Kolom alternatif tidak ada
Satu vendor menawarkan OEM dan vendor lain menawarkan substitute, tetapi tabel evaluasi memperlakukan keduanya sebagai item yang sama.
“Sesuai spesifikasi” tanpa nilai
Vendor tidak menulis offered value atau evidence sehingga tim tidak dapat melihat perbedaan model, rating, material, dan scope.
Inspection tanpa acceptance criteria
RFQ meminta test atau certificate, tetapi tidak menentukan apa yang diuji, kapan, oleh siapa, dan kondisi yang dianggap lulus.
Delivery hanya menyebut kota
Transport, insurance, unloading, gate access, point of delivery, partial shipment, serta transfer of risk tidak terlihat.
Harga dibandingkan sebelum scope
Freight, service, tax basis, packaging, inspection, document, warranty, dan exclusions belum dinormalisasi saat vendor diranking.
Kirim RFQ material industri dengan data yang tersedia
Untuk kebutuhan pengadaan material industri dan spare parts, kirimkan RFQ, BOM atau daftar item, manufacturer/part number, drawing atau datasheet, quantity, inspection requirement, delivery point, packaging, serta ketentuan alternatif. PT MSP dapat melakukan klarifikasi awal dan menyiapkan penawaran berdasarkan data yang tersedia; kesesuaian teknis, ketersediaan, pajak, warranty, scope, serta jadwal tetap mengikuti hasil verifikasi dan quotation tertulis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan RFQ dan PO?
RFQ meminta quotation dan respons vendor terhadap requirement. PO adalah dokumen pemesanan setelah evaluasi serta approval selesai. Detail dan kekuatan kontraktual mengikuti prosedur serta dokumen perusahaan masing-masing.
Apakah RFQ harus selalu panjang?
Tidak. RFQ untuk standard low-risk item dapat ringkas bila identity, quantity, delivery, commercial term, dan acceptance sudah jelas. Item custom, critical, regulated, atau berisiko tinggi memerlukan technical, inspection, documentation, serta approval yang lebih lengkap.
Bagaimana jika part number belum diketahui?
Sertakan equipment manufacturer/model, asset atau serial, fungsi dan posisi part, foto marking, manual/exploded view, drawing, sample lama, serta measurement yang aman. Tandai karakteristik yang belum terkonfirmasi dan minta proses identifikasi, bukan quotation berdasarkan tebakan.
Apakah vendor boleh menawarkan equivalent?
Hanya bila RFQ mengizinkannya atau buyer kemudian memberikan persetujuan untuk evaluasi alternatif. Vendor harus menyebut exact manufacturer/part number, offered value, evidence, serta semua deviasi. Technical owner tetap menentukan kelayakan dan approval.
Haruskah RFQ mencantumkan tarif pajak?
RFQ perlu meminta basis harga, pajak yang dianggap berlaku, dan dokumen pajak agar quotation dapat dibandingkan. Namun tarif serta perlakuannya harus dikonfirmasi oleh finance/tax owner berdasarkan transaksi dan ketentuan terkini, bukan disalin dari template lama.
Kapan Incoterms® perlu dicantumkan?
Gunakan bila transaksi memang memerlukan pembagian task, cost, dan risk pengiriman yang mengikuti Incoterms®. Tulis rule, named place/point, dan version. Untuk pengiriman lokal yang sederhana, tanggung jawab tetap dapat ditulis langsung secara rinci bila itu lebih jelas.
Apa yang harus dilakukan jika vendor tidak mengisi deviation schedule?
Jangan langsung menganggap tidak ada deviasi. Minta pernyataan tertulis “no deviation” atau daftar perbedaan yang lengkap sebelum technical acceptance dan commercial comparison ditutup.
Sumber rujukan teknis
World Bank — Standard Request for Offers/Quotations for Goods — contoh struktur list of goods, related services, technical specifications, standards, drawing, inspection/test, quantity, delivery location, dan schedule. Dokumen ini bukan prosedur wajib PT MSP atau semua perusahaan.
ISO 8000-110:2021 — pertukaran characteristic master data dan conformance terhadap data specification; relevan untuk respons teknis vendor yang terstruktur.
ISO 2859-1:2026 — current edition untuk acceptance sampling by attributes dengan AQL-indexed sampling schemes; hanya digunakan bila sampling plan memang dipilih dan didefinisikan dengan benar.
ISO 780:2015 — graphical symbols untuk handling dan storage pada distribution packaging; standard ini tidak mencakup instruction khusus dangerous goods.
ICC Incoterms® rules — pembagian task, cost, dan risk dalam delivery barang pada kontrak domestik maupun internasional.
IPPC ISPM 15 — phytosanitary measures untuk raw-wood packaging material dalam perdagangan internasional; applicability harus diperiksa berdasarkan jenis material dan rute.
Direktorat Jenderal Pajak — informasi ketentuan PPN — rujukan resmi untuk memeriksa perlakuan terkini; artikel ini sengaja tidak menetapkan tarif pajak universal pada template RFQ.
Catatan: template ini bersifat edukatif dan operasional. Requirement kontrak, standard, inspection, packaging, tax, warranty, dan compliance ditentukan oleh item, aplikasi, transaksi, regulasi, serta prosedur perusahaan pengguna.
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Silakan ajukan pertanyaan, kritik, maupun saran.